News

Operasional KA di Daop 9 Berjalan Normal Pascatabrakan Kereta di Bekasi

Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik dan melakukan langkah antisipatif guna menjaga keselamatan serta kenyamanan penumpang,

Jember, Jawa Timur (KABARIN) - Operasional perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, hingga Selasa tetap berjalan normal, aman, dan lancar pascainsiden tabrakan kereta di Bekasi.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, memastikan seluruh layanan kereta di wilayah tersebut beroperasi sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember beroperasi sesuai jadwal. Kami memastikan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal,” ujarnya di Jember.

Ia menjelaskan, dua kereta tujuan Jakarta yang melintasi wilayah Daop 9, yakni KA Pandalungan relasi Jember–Gambir (PP) dan KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Pasar Senen (PP), tidak terdampak insiden tersebut sehingga tetap beroperasi normal.

Pihak KAI juga menyampaikan duka cita mendalam atas insiden di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4) malam, serta permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang.

Menurut Cahyo, jajaran KAI Daop 9 terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran operasional tetap terjaga.

“Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik dan melakukan langkah antisipatif guna menjaga keselamatan serta kenyamanan penumpang,” katanya.

KAI juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah disediakan seperti Contact Center KAI 121.

Diketahui, insiden kecelakaan terjadi pada Senin malam sekitar pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa tersebut mengakibatkan 14 orang meninggal dunia.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: